shit happens? yaudalah~

banyak yang bilang ke gw kalo dunia ini sebenernya indah. mungkin ada benarnya walau sebenarnya gw ga terlalu percaya. dunia itu egois, dunia itu gersang! tapi selalu ada saat saat dimana gw ngerasa kalo dunia itu sebenarnya indah. banget malah. contohnya :
  1. senja. gw selalu suka saat saat senja. wajah orang orang kalo senja keliatan teduh dan enak diliat. hmm mungkin karena hari itu mereka udah melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan kali ya. menjadi manusia, memanusiakan dirinya, mengejar pencapaian. lain lagi setelah maghrib. disitu raut muka orang orang kusam. karena belum solat kali ya hahaha
  2. di atap gedung. wah, ini enak. menikmati semilir angin yang ga pernah bisa dirasain dibawah, apalagi di tengah kota. perasaan tenang sambil melihat kesibukan orang orang lain dibawah. hmm gw sangat menikmatinya. lebih menikmati saat ini daripada untuk membuang buang uang.
  3. MASA SMA. oh jelas ini masa terindah dalam hidup gw, mungkin dalam hidup lu, dan mungkin dalam hidup mereka yang lain. masa mencari jati diri dan target, penentuan tujuan dan harapan. usaha untuk menggapainya, serta asam garam kehidupan, termasuk soal perasaan. lebay lebaynya cinta SMA, cemburu buta, posesif, over protektif dan lain lain hahaha.
Hmm tiba tiba jadi berubah pikiran lagi. meski hidup itu pahit, kita masih bisa menikmatinya. bahkan sebenernya terlalu mudah untuk menikmati hidup, dan bahkan lagi sebenernya lebih banyak keindahan dalam hidup daripada sisi pahitnya.

Ada temen gw yang ngasitau cara paling gampang menikmati hidup, bahkan saat dapat musibah. Cara ini sangat mudah dan simpel dan mungkin cara paling efektif (paling ngga menurut gw). Thanks to novan a.k.a. Bani. "Lu harus belajar enjoy, lu harus belajar ngomong 'yaudalah~' war". Jadi intinya, kita ga harus terlalu mikirin suatu problemo dalam hidup. santai aja, gausah terlalu diambil pusing. Kalo udah mentok, tinggal bilang dengan santai "yaudalah~"

Ada temen gw yang ngajarin buat ngejar target. dan itu gw sadari banget baru baru ini, bahwa target dan pencapaian itu penting. Bahwa bercita citapun harus logis dan masuk akal. Usaha berbanding lurus dengan pencapaian, dan khayalan tinggi bukan berarti mustahil. Thanks to Amel.

Tapi tidak dalam menyayangi seseorang. tidak harus ada target, cukup jalani aja apa adanya. Target hanya membuat kita terbebani. Cukup sayangi sepenuh hati, jangan terlalu banyak berpikir tentang target pencapaian atau apalah itu. Lebih baik dari 0 ke 100 daripada 100 ke 0.

Sakit banget kalo target ga tercapai, sedih, lemes dan ooh shithappen lain yang bisa buat kita merasa bahwa kita orang paling merana sedunia. Tapi lagi lagi penyelesaiannya gampang sebenernya, simpel. "yaudalah~" hahahhaha

Apapun hal brengsek yang terjadi di hidup lu, selalu ada cara nyelesainnya, selalu ada cara mengikhlaskannya, jadi jangan terlalu diambil pusing. Hidup itu indah kok. Hidup itu nikmat. Jadi yaudalah~

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)