Perlu Milik

kadangkala seseorang cukup menginginkan, 
dan tidak perlu memiliki

Aku milikmu
omong kosong
Aku sepenuhnya milikmu
sepenuhnya omong kosong
...


*
(Angin bersiul dari sela-sela helm)
Hei perempuan!
...
(Rintik hujan menerpa lampu motor yang kukendarai)
...
(Rintik hujan pecah menjadi kilatan cahaya)
Maaf...
(Jalanan menjadi sepi, hujan hampir reda)
Selamat jalan.
*

Angin kembali bersiul mesra
Orang orang melaju dengan jalannya sendiri
Langit runtuh, bumi terbelah
Meski hanya perasaanku saja

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)