life journal, some of

Banyak yang bilang kenangan ya cuma jadi kenangan, tapi untuk saya, kenangan adalah masa hidup kita yang sebenarnya. Jika seseorang tidak mempunyai kenangan, maka dia tidak pernah hidup. Ibrahim Anwar, 2010

Buat gua, segala sesuatu terjadi karena ada maksud dari yang Empunya Maksud (Allah), jadi setiap pengalaman baik itu gagal, berhasil, seneng, sedih, kesel, perlu kita pelajari agar kita semakin tau siapa diri kita. Hidup ga bisa diisi cuma dengan tawa tawa semu atau cinta buta atau kemurungan mutlak atau apalah. Hidup terlalu luar biasa untuk melakukan hal yang biasa biasa aja

--------------------------------------------------------
Tourenbuch (Journal of Anwar, some of)

Saat paling menyenangkan itu... duduk di lembah gunung sambil melihat suasana kota dan lembayung senja, warna kemerahan yang menyapu hijau daun, semilir angin, sejuk udara pegunungan dan bau kayu yang dibakar. Sayang sekali saat seperti itu cuma sepintas dan udah lama banget gua ga mengalami hal itu

Saat paling mengharukan itu... saat pengumuman UN SMP dan mendapat nilai 28.27. Gua lari ke tengah lapangan dan teriak sambil loncat "YEEEEEEHHH!"


Saat paling mengkhawatirkan itu... saat terjebak di punggungan salak bersama 4 anak SR sambil nunggu 3 anak SR lain yang udah 3 jam nyari jalur. ngebuat bivouak darurat karena cuaca emang ga bagus ditambah hari itu tidak melaksanakan kewajiban gua yang seharusnya (les)

Saat paling membanggakan itu... saat pengumuman penerimaan mahasiswa baru universitas brawijaya dan bersama itu gua telah membuktikan dibalik anjloknya ranking dan angka angka di rapot gua, gua bisa masuk perguruan tinggi negri. gua loncat loncat selama setengah jam sampe lemes (ini sebabnya kenapa gua lebih bangga saat pengumuman brawijaya daripada UI)


Saat paling menegangkan itu... dikunciin di kelas waktu SMP sambil ditonton puluhan orang termasuk kakak kelas dan nembak cewek yang lagi nyapu (what the hell hahahaha)

Saat paling romantis itu... 3 hari sebelum PDSR, di angkot. ngusap kening sambil bilang "i'll be okay", dijawab dengan tatapan khawatir dan kalimat "miss you"

Saat paling merepotkan itu... Saat ngurus BOPB UI dan mesti bolak balik keliling kampung sambil bawa bawa map cuma untuk minta stempel dan tanda tangan. ngurus 13 lembar formulir dan puluhan berkas lain untuk menerima keadilan pembayaran biaya kuliah

Saat paling menggetarkan itu... berkumpul di Balairung bersama 4500 maba berpakaian putih putih sambil pake jas kuning dan menyanyikan Genderang UI. Merindingnya masih terasa sampai sekarang. Lihat betapa prestisenya UI dan saya merasa bahwa saya tidak pantas masuk situ -____-

Saat paling menyedihkan itu... saat gua seolah olah divonis kalo gua  ga pantes (tepatnya gua yang memvonis diri sendiri begitu, mungkin seharusnya gua pantes) dan gua bolak balik bojong-jakarta-bogor cuma buat duduk di mesjid agung bogor sambil mewek (hiks hiks hiks HAHAHAHAHA)

Saat paling melankolis itu... setiap senja di kereta api udah di stasiun citayam menuju bojong. Hahaha betapa gua sangat menyukai saat senja dan gua sangat menikmatinya. Sangat menenangkan dan menentramkan.

Saat paling aneh itu.. saat suatu hari ngeliat diri sendiri lagi melakukan aktivitas yang biasa kita lakukan. contoh : lagi tiduran di kasur tiba tiba ngeliat diri sendiri lagi makan di meja makan. (ngebetein parah sumpah)

Saat ini tuh.. ngantuk -____-

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)