Susan Polis

okay dalam keadaan pegal pegal gua berniat untuk menulis 2 entri malem ini (niatnya mah hahahha) sekalian nungguin copyan CD yang tadi gua pinjem, judulnya little manhattan (melihat kebiasaan belanja dan bacaan gua akhir akhir ini, gua kaya orang kebanyakan duit lagi jatuh cinta deh -_____-)

Di entri pertama gua berniat mau nulis tentang camping yang baru aja gua lakukan kemarin sampai hari ini. Gua bilang sih camping sekarang : asal dan seenak jidat. Kurang terasa apa itu yang disebut kebersamaan karena pada akhirnya toh tercipta kubu kubu yang oh-so-fucking-annoying at least for me karena mungkin cuma gua yang memperhatikan hal ini.
  • Tetua kumpul sama para tetua dan junior adalah makhluk yang dibego-begoin. Implikasi jangka panjangnya adalah para junior sekarang nanti akan bersikap seperti yang kita lakukan kepada bawahannya,
  • Orang orang "dekat" berkumpul dengan orang orang dekat dan orang orang "baru" yang tidak mampu beradaptasi atau orang orang "malesin" berarti goodbye. Hahahaha tragis dan gua memilih buat terjebak diantara keduanya yang berarti gua tidak memihak pada kubu manapun dan kubu manapun ga memihak ke gua
Ya dan akhirnya gua pun berpikiran bahwa camping terakhir adalah camping buat cari "fun" lagi dan gua belum dapet feel camping yang sebenarnya meski kerinduan gua pada kabut senja, api unggun, bau rumput dan keheningan telah terobati. Gua belum dapet feel camping yang sebenarnya, kecuali kalo gua berani camping sendirian.

Dan ada beberapa kejadian yang bisa gua catet, at least gua simpulin :
  • Kloter 1 (danang, anwar, dimas, reza, dona) merupakan orang orang yang bisa di serahin tugas buat ngediriin tenda. Kalo mereka udah berangkat, selow kita mau berangkat jam berapa juga gamasalah deuh. 
  • Kloter 2 (sisanya) membawa logistik dan "fun" dan dengan kedatangan mereka terjadi persepsi bahwa kesenangan telah datang. Usaha untuk berangkat secepatnya telah "seloooww"
  • Jika tidak tahu lebih baik bilang tidak tahu dan minta diberitahu daripada harus sok tahu dan tak tahu malu.
  • KEBERANIAN AKAN TERBUKTI JIKA ANDA MENGHADAPI KONFLIK YANG SEBENARNYA, BUKAN DARI OMONG KOSONG ATAU GERTAKAN GERTAKAN SEMU. BERANI BERARTI BERANI BERTANGGUNG JAWAB
  • Dan akhirnya gua cuma kecewa dalem hati karena gua belum dapet feelnya, belum merasa dekat dengan orang orang sekitar gua. Anwar? ya Anwar ;(
Harapan gua sebenernya bisa menikmati feel camping dan feel yang ingin dirasakan semua pecinta alam sejati secara sebenarnya (meski gua tau gua ga layak dan ga pantes dibilang pecinta alam sejati, tapi sengganya gua mau merasakan feel yang mereka rasakan). Perasaan tenang dan puas telah menaklukan tubuh sendiri, bukan cuma sekedar cari senang dan tawa kosong.

Sejujurnya, gua belum pernah merasakan hal itu

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)