Pos

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

welcome to SR, dear 24

sebenarnya gua gatau apa yang mesti gua ketik karena ini dadakan. tapi ya gua mencoba mereview aja apa apa yang terjadi belakangan ini. so event utama belakangan ini sebenernya PDSR angkatan 24.

penggojlokan mental pas PD ini  kurang memadai menurut gua, karena panitia cuma teriak teriak dan marah marah tanpa tujuan yang jelas, semua teriak jadi terasa agak rusuh dan gajelas instruksi mana yang mesti diikutin. hawa hawa cari hiburan masih jelas terasa, pekat dan sulit dihindari.

ada lagi masalah soal bendera yang menurut gua sangat crusial. Karena bendera adalah lambang organisasi ini, yang mana bahkan beberapa orang hampir mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan bendera itu. agak menyedihkan juga. dan hal yang gua bingung adalah kenapa sampe ilang?

soal afeksi juga ketara banget kaya ada jenjang antar angkatan. 22 keatas, 22, 23 dan sisanya. jadi terasa mengkotak-kotak dan kaku. tapi akhirnya semua larut setelah ada konspirasi yang agak menyimpang dari skenario aslinya.

ya segitu…

buka mata, buka hati, buka pikiran

Sorry gua sedang sangat sensitif beberapa minggu ini. Perasaan gua tengah dipermainkan, diombang ambing dan berputar bagai jet coaster. Maaaf buat yang ngerasa kesindir tapi berusahalah open minded dan mengerti perasaan gua. Cukup mengerti aja, paham, selanjutnya lu mau bilang lebay or shitty-fuck lain yang membuktikan ketidakmampuan lu untuk memahami perasaan seseorang.

==================================


"war, kayanya lu terlalu cepet dewasa deh"
"war, lu terlalu banyak mikir"

kata kata diatas udah ga jarang lagi gua denger. Tapi ya begitulah, gua kurang tau ada apa dengan temen temen gua, mereka tau cuma apa yang mereka lihat (ya emang begitu sih semua juga) dan kalo gua boleh sombong, gua tau banyak hal deep down to the ground or up to the sky. Banyak hal yang gua tau lebih dulu sebelum bahkan sempat mereka memikirkannya, dan itu jadi masalah buat gua, karena saat mereka mulai memikirkannya gua cuma makan hati. Mulai dari hal musik, pandangan tentang hidup, cita…

suatu hari

Suatu hari, gua harus menghapus foto foto dan kenangan masa masa SMA, gua harus punya hidup yang baru. Harus gua clearkan semua itu. Akan datang masa bahwa gua harus memberi ketegasan sikap dan afeksi pada beberapa orang.

Suatu hari, gua bakal tau bahwa orang orang yang pernah gua sayang telah menemukan sayangnya yang baru. Dan gua harus menerima itu. Gua harus menghadapi kenyataan bahwa gua gabisa menghabiskan waktu untuk bangku kosong.

Suatu hari, gua harus mengikhlaskan tangan lembut yang selama ini gua harapkan digenggam oleh orang lain. Harus merelakan wajah yang selalu membayangi itu disentuh oleh orang lain. Harus merelakan jemari orang lain ada di sela-sela helai rambutnya.

Hari hari diatas telah tiba hari ini. Dan gua sama sekali ga siap.

Suatu hari, gua harus melakukan loncatan. gua gabisa terus terusan berada di kubangan yang sama, gua harus keluar, merangkak jika perlu. 1 januari

Suatu hari, gua harus merombak tata letak kamar gua, membuang semua sampah yang ada di sela sel…

fragmen kata kata

tidak harus jelas, karena ini fragmen kata kata
serpihan dan besitan cerita
tentang dunia, tentang mereka, tentang kita
tentang semua kebalikan kebalikan yang tergaris di wajahku

akan datang hari dimana kau dan aku kembali bercengkrama dalam suasana yang jauh berebeda
kita akan kembali ceria, kembali bertanya dan bercerita
keganjenan muda, obsesi obsesi diantara kita
semuanya hanya akan jadi tawa, semuanya hanya akan jadi cerita

dan seperti frau bilang
saat ini kau akan tersadar kau telah menemukan seorang yang jauh lebih baik
aku akan hilang, menjadi hujan meski takkan lama
aku akan menjadi awan dan merakit mesin penenun hujan 

hei manusia, tegakkan kepalamu! berhenti menunduk dan meratap
dunia ini luas, dunia ini kejam dan egois
jadi, hadapilah! terimalah! kunyah, lalu telanlah!


19 Desember 2010 - another shithappen

Kubanganku

Dulu waktu kecil, baju favorit gua adalah baju kok yang serba putih, celana putih dan baju putih. Alasannya? karena kalo pake itu gua keliatan kaya ninja. Hahahaha (habis nonton film boboho yang jadi ninja tea), makanya gua selalu menunggu nunggu hari Jumat datang. Sekarang juga masih sih, tapi dengan motivasi yang berbeda ya hahaha.

Pernah suatu hari, waktu gua masih baru di rumah yang gua tempatin sekarang, gua keluar sendirian karena kebetulan nyokap lagi tidur. dengan masih pake baju putih putih, gua ke arah lapangan yang jaraknya sekitar 20 meter dari rumah gua. Di lapangan itu ada genangan air, campur lumpur sih sebenernya, tempat kebo berendem mungkin. Karena musim panas (saat itu musim masih jelas, ga kaya sekarang) dan matahari bersinar dengan terik maka genangan air itu jadi anget anget gitu deh. Karena terasa anget dan warna coklat yang menarik tersebut, gua dengan polosnya tiduran dan berendem disana. Maklum masih kecil

------- INTERMEZO Now Playing [ZATPP - Unrescued Wor…

one starry night

Keinginan gua buat punya pacar tampaknya mesti gagal. Ada sebab yang baru gua sadari malem ini, yang menyebabkan effort gua selalu cuma setengah dari yang seharusnya. Atau mungkin kurang, yang kalo orang liat mah ya gua terkesan ga niat. Traumatik atau psychedelic atau apalah itu.

fifty has gone but congrats :D

Hey you there in the sky!

selamat kepada Firda Aryanti Widyana yang udah berhasil mendapatkan pulsa Rp 50.000 dari blogmaster dan terimakasih kepada beberapa orang lain yang juga turut berpartisipasi. Feel free to keep watching my blog and always enjoy your life :)

sekedar sayembara iseng lalala~

Oke gua berniat untuk memberikan pulsa 50.000 buat pembaca yang memenuhi salah satu dari 2 syarat ini :
Tenang, ini tidak hoax kok. Saya bersumpah akan mengisikan pulsa kepada yang pertama kali memenuhi syarat.
Menjadi pembaca ke 1666 dengan disertai printscreen untuk barang bukti; atauMenjawab pertanyaan-pertanyaan dibawah dan batas akhir adalah saat pembaca menyentuh 1500.
Pertanyaannya :
Apa entri favorit anda?Bagaimana pendapat anda tentang blog ini?Encode kalimat dalam tanda [] memakai dryleaves free encrypter (bisa ditemuin di profile FB gua) dengan lock code "qwerty" (tanpa tanda kutip)
[rik 5qk g2yr4 p6 1l4 ir7!]Jawaban atau syarat bisa dikirim ke email gua : hibr.anwar@gmail.com atau via twitter @hibranwar atau via FB : http://www.facebook.com/hibr.anwar atau sms aja ke 0856 950 735 79 (junk dan sms sampah tidak dilayani)

cigs cigs cigs

Gambar

alasan, tujuan, korban, pelaku, mutilasi?

Pernah ga disrempet motor? Ditipu? Dikhianati?

Oke, pernah ada saat dimana kita jadi korban kebrengsekan dan kegoblokan orang dan kita bisa sangat marah pada orang tersebut. Tapi ada beberapa hal yang mesti kita tau, kita marah, kesel, ngebrengsekin dan ngebusukin karena kita ada di posisi korban. Kita bisa marah karena kita korban. Kita boleh membalas karena kita korban. Tapi bukannya lebih baik kita ikhlas?

Ikhlas.
What a fucking word yang gampang diucapin tapi susah dilaksanain. Susah diterapin dan diamalin. (Hampir) semua orang cuma tau ilmunya doang tapi gatau cara mengamalkannya. Dan harus gua akui bahwa gua pun lebih sering tidak ikhlas daripada ikhlas. Hal yang satu ini emang bener bener susah banget deh -___-

Oke, kembali pada topik tentang sudut pandang pelaku. Gua berpikiran bahwa setiap manusia diberi fitrah untuk berbuat baik dan melakukan hal baik. Tidak ada orang yang benar benar jahat karena pada dasarnya semua orang ingin diperlakukan baik. Setiap orang punya hati nur…

kau memang menyenangkan

lama ga ngepost, karena belakangan lagi gatau mau ngepost apaan. Banyak hal yang terjadi tapi gua gapunya kata kata buat mengungkapkan. Bukan gapunya sih, tepatnya gatau gimana mau menyampaikannya karena gua sendiri aja ga pasti dengan yang mau gua lakukan.

Hmm, gua sedang melihat kejadian unik (dan gua jadi berpikir, bertanya tanya ;. apakah gua mengalami hal yang sama) :

Gimana rasanya lu menaruh hati sama seseorang, dan orang tersebut memberi afeksi yang ternyata palsu? Orang tersebut berpura-pura membalas apa yang lu rasakan tapi pada akhirnya lu tau kalo itu semua ya kepura puraan. Apakah lu akan meneruskan keadaan yang semua dilandaskan pada kepura-puraan, lu pura pura gatau dan ga peduli sehingga hasrat lu untuk ditemani terpuaskan? Atau lu akan mengakhiri segala kepura-puraan yang bisa berarti bakal memperburuk keadaan dan seengganya tidak ada kepura-puraan? Atau lu punya cara menyelesaikan sendiri yang jauh lebih baik dan lebih jelas dari semua statement diatas?

How fuck, it …