kau memang menyenangkan

lama ga ngepost, karena belakangan lagi gatau mau ngepost apaan. Banyak hal yang terjadi tapi gua gapunya kata kata buat mengungkapkan. Bukan gapunya sih, tepatnya gatau gimana mau menyampaikannya karena gua sendiri aja ga pasti dengan yang mau gua lakukan.

Hmm, gua sedang melihat kejadian unik (dan gua jadi berpikir, bertanya tanya ;. apakah gua mengalami hal yang sama) :

Gimana rasanya lu menaruh hati sama seseorang, dan orang tersebut memberi afeksi yang ternyata palsu? Orang tersebut berpura-pura membalas apa yang lu rasakan tapi pada akhirnya lu tau kalo itu semua ya kepura puraan. Apakah lu akan meneruskan keadaan yang semua dilandaskan pada kepura-puraan, lu pura pura gatau dan ga peduli sehingga hasrat lu untuk ditemani terpuaskan? Atau lu akan mengakhiri segala kepura-puraan yang bisa berarti bakal memperburuk keadaan dan seengganya tidak ada kepura-puraan? Atau lu punya cara menyelesaikan sendiri yang jauh lebih baik dan lebih jelas dari semua statement diatas?

How fuck, it would feels empty even if you just thinking about it.
Unrequited love? Noo. Right love at the wrong time? Hell no! Fake affection. Worse than diputusin. Menyakitkan sekali kayanya, dan mendengarnya tentu bikin gua mikir hal yang serupa. Meski kemungkinan besar cuma pikiran gua doang.

Tujuannya emang baik, agar kita tidak merasa sakit hati dan merasa menerima penolakan. Tapi seharusnya semua orang sadar kalo you can't force someone to fall in love with you. So kalo lu tidak, sebelum semuanya berkembang menjadi buruk lebih baik katakan tidak. Atau kalo anda mau membuat semuanya seperti yang anda inginkan ya silakan.. Saya melakukan apa yang ingin saya lakukan, bukan dalam rangka pendekatan atau apalah fuck it. Saya tidak ingin berpura pura dalam menjadi seseorang. Dan yang sekarang sedang saya lakukan adalah ketidak tahuan untuk bertindak.

Dapet quote bagus dari if only : How can you love someone but don't know how.
Tepat dengan yang gua alami sekarang. Jadi merasa dungu deh haha. Udah ah malas meneruskan dan tepatnya gatau haha

kau memang menyenangkan. i like you. i am deeply adore you.
+1 = i don't know how

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)