suatu hari

Suatu hari, gua harus menghapus foto foto dan kenangan masa masa SMA, gua harus punya hidup yang baru. Harus gua clearkan semua itu. Akan datang masa bahwa gua harus memberi ketegasan sikap dan afeksi pada beberapa orang.

Suatu hari, gua bakal tau bahwa orang orang yang pernah gua sayang telah menemukan sayangnya yang baru. Dan gua harus menerima itu. Gua harus menghadapi kenyataan bahwa gua gabisa menghabiskan waktu untuk bangku kosong.

Suatu hari, gua harus mengikhlaskan tangan lembut yang selama ini gua harapkan digenggam oleh orang lain. Harus merelakan wajah yang selalu membayangi itu disentuh oleh orang lain. Harus merelakan jemari orang lain ada di sela-sela helai rambutnya.

Hari hari diatas telah tiba hari ini. Dan gua sama sekali ga siap.

Suatu hari, gua harus melakukan loncatan. gua gabisa terus terusan berada di kubangan yang sama, gua harus keluar, merangkak jika perlu. 1 januari

Suatu hari, gua harus merombak tata letak kamar gua, membuang semua sampah yang ada di sela sela lemari, dibawah kasur dan menata ulang hidu. Gua perlu seharian penuh untuk melakukan ini. Full, no gangguan. No hape, no one disturbing. No FB, no Twitter, no Internet, no game, no pc and nothing. Me, myself. Enough. 2 januari

Suatu hari, gua harus belajar lebih giat, memaksakan semua hal masuk ke otak gua. 15 januari.

Suatu hari, gua pengen punya papan karbon, bor listrik, jadi gua bisa berkarya dengan lebih baik, gua bukan tipe orang inspiratif, tapi gua bisa kreatif. entah kapan


Dan akan datang hari, gua bakal merasa hidup gua sempurna untuk yang ketiga kalinya. Gua punya kamar yang nyaman, suasana yang tenang, hari yang damai, dan gua punya pasangan yang baik.Insya Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)