benzena (dengan catatan)



Dunia retak dalam bingkainya saat aku membunuh bayanganku
aku tidak mengerti
apa menghancurkan bayangmu berarti menghancurkan duniaku?
atau memang kita belum terbiasa

bayangi aku dengan bayangmu
sebelum kubayangi kau dengan bayangku
demi neptunus, siapa kau?

     tak usah kau tanya siapa
     aku tahu kau tahu itu
     bukankah kau yang telah memasuki hidupku dan menampiknya?
     menjadikan ia mimpi yang terlupa di pagi hari
     menggores kehampaan hingga tak tahu apa baik itu bagiku dan bagimu

jangan tanya
aku sama tidak tahu
jangan dibuang
tidakkah cukup berharga
akan jadi apa biar dunia bicara
dunia selalu bicara
mari tenang dan dengarkan

     apakah benar?
     tak mengertikah kau
     tiap detik kupandang langit kudengar angin berbisik
     kubiarkan mereka bercengkrama
     tapi mereka mendendangkan kekalutan
     membuatku kembali pada luka yang sama
     apakah alam tak ingin aku menghapus jejakmu?

sementara, semuanya
kuingin tidak untuk kita, jika kau paham
jadi bisa selamanya bermesra
membuat langit cemburu, melukai bumi
tidakkah semua cukup?
batasi diri, meniadakan batas mimpi

     bisa saja kita bermesra
     biasa saja kita membuat semesta cemburu
     melampau batas mimpi dan meraihnya
     mengapa kenapa?
     (lagi) aku tak tahu
     dirundung bimbang antara kau dan aku
     mozaik ini untukku saja
     mungkni kita perlu merentang jarak

Ini epos (rangkaian pusi) yang gua buat sama temen gua, dan ini fiktif. Anda bisa meliihat ada dua karakter puisi-yang mungkin mirip-pada rangkaian puisi diatas. Gua ngebuat yang datar dan flat, sementara temen gua yang dicetak miring dan menjorok kedalam.

Kalo diperhatikan, kita berdua banyak terinfluence sama alam dan kemegahannya. Yaiyalah, kita berdua anak pecinta alam. Puisi puisi kami sering mengambil kata kata seperti "derai daun, rintik hujan" dan sebagainya. Puisi kami juga sering menggambarkan tema yang umum dikalangan penyair muda : kebimbangan, kebingungan, kegalauan (mampus)

Kenapa dinamain bencena? Karena gua lagi memperhatikan tren anak muda zaman sekarang. Dalam kurun waktu beberapa bulan aja penggunaan huruf huruf yang menggambarkan tawa bisa berubah. Contoh beberapa jenis tawa ; haha, hhhhaaags, hheu, wkwkwkw, kikikik, nyahahaha, ngahahaha. Gamasalah sih, tapi apakah ini tidak berarti sesuatu? lantas kenapa kalian merendahkan sekelompok orang dimana kalian sebenarnya pernah menjadi sekelompok orang tersebut?



Benzena merupakan senyawa karbon, yang mempunyai bentuk rantai tertutup (siklik). CHCHCHCHCHCH atau C6H6. Apa hubungannya? Puisi diatas diambil berdasarkan tren umum remaja. Dan Karakter tawa berkaitan erat dengan tren remaja. Maka gua menciptakan jenis tawa tersendiri yaitu : benzena (chchchchchchch). 

Bisa aja sih dinamain "hahahahaha" tapi karena ingin meningkatkan unsur kegaringan dan keambiguan maka gua namain "benzena". Inilah rahasia dibalik judul judul entri Anwar.

Komentar

secretbehindme mengatakan…
oalah itu toh alasannya, dasar khas anwar banget
Diska Amanda Qorry mengatakan…
bagussssssssssss :)
-anwar- mengatakan…
gua ga ngerti kenapa entri ini bisa tiba-tiba melejit jadi entri favorit... -___-
Irma Devi Santika mengatakan…
karya sastra dicover dengan kata kimia. keren. chchchchchchch *ikut ketawa kyk benzena* :)
-anwar- mengatakan…
ikutan ah, chchchchchch :D

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)