membunuh kupu kupu

jemariku saling berpagut,
seekor kupu-kupu lemas diantaranya
mencoba meronta dan tetap tidak kuasa
tatapan hina, merintih tanpa suara

keadaan berbalik bukan?
aku biasa tidak kuasa (memang nyatanya)
biasa tanpa daya (memang biasa)
biasa seperti tidak bercelana (oke, berlebihan)
kini aku menggenggam nyawa!

"halo, malang.. halo, jalang..."
plak!
kuremas si kupu-kupu. dia mati
aku.. bunuh diri

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)