Pos

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

mendung, terasa dekat

I
mendung, bukan berarti hujan petir berderap, tapi tidak untuk maju angin bernyanyi, dan semua tetap sunyi
mungkin semua mencintaimu semua sayang, dan bukan hanya aku tidak kau perlu cintaku bukan?
dekat, bukan berarti terjangkau
II.
Tapi, hei! datang padaku, dan buang semua pusing itu kita pecat para "penari" dalam nurani,  biar mereka mengais sepi telah kulakukan semua! hingga... semua menengadah mengaduh mengeluh sisa berpura nyata yang fana, memalsu cinta tidakkah mereka rasa yang demikian itu?
III
Kelak akan datang masamu berbosan jenuh, enyuh pada keadaan sedari itu, karena aku tidak mampu meragu mentabu kenyataan
bahwa nyatanya perasaan ini nyata bahwa nyatanya suka ini duka bahwa nyatanya rindu ini sendu bahwa nyatanya aku cinta 
cukup