mendung, terasa dekat

I

mendung, bukan berarti hujan
petir berderap, tapi tidak untuk maju
angin bernyanyi, dan semua tetap sunyi

mungkin semua mencintaimu
semua sayang, dan bukan hanya aku
tidak kau perlu cintaku bukan?

dekat, bukan berarti terjangkau

II.

Tapi, hei!
datang padaku, dan buang semua pusing itu
kita pecat para "penari" dalam nurani, 
biar mereka mengais sepi
telah kulakukan semua! hingga...
semua menengadah mengaduh mengeluh sisa
berpura nyata yang fana, memalsu cinta
tidakkah mereka rasa yang demikian itu?

III

Kelak akan datang masamu berbosan
jenuh, enyuh pada keadaan
sedari itu, karena aku tidak mampu meragu
mentabu kenyataan

bahwa nyatanya perasaan ini nyata
bahwa nyatanya suka ini duka
bahwa nyatanya rindu ini sendu
bahwa nyatanya aku cinta 

cukup

Komentar

Kaosaeng86 mengatakan…
hmmmm keren, tapi galau haha
-anwar- mengatakan…
galau kepalamu nak -__-

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)