istimewanya istimewa

udah lama juga ga ngepost, dan sekalinya ngepost dirumah orang pake modem dan netbook orang, huahahaha. Agak ragu buat ngepost lagi sebenernya, karena entri yang kemarin meledak dengan sangat "wah". 300+ view dalam waktu beberapa jam. Sekontroversial itukah tulisan gua? ckckck.

Sekarang juga sebenernya gua gatau apa yang mau gua tulis. Beberapa waktu kebelakang hidup gua sangat monoton. Apakah itu karena gua berpikir hidup gua lagi monoton dan yah begitula. Efek sugesti dan lain lain i mean. Tapi hari ini dan seminggu kedepan gua rasa ga akan terlalu monoton lagi. Tadi aja mulai ngga. Hahaha.

Bermodal 6ooo perak aja gua bisa pindah posisi cukup jauh (menurut gua) dan menderita cukup ngenes (emang bener)

Hmm, apa yang lagi happening yah di hidup gua sekarang ini? Gua juga kurang tau pastinya. Yang jelas gua udah cukup lama ga berada di alam lepas buat ngerecharge pikiran dan semangat hidup. Intinya emang : gua lagi males hidup. Jadi orang istimewa yang ga istimewa tuh ga asik ya.

Gua agak males ketika seseorang membangga-banggakan apa yang udah dia raih, dan apa yang udah dia lakukan. Fuck. Hmm, bukan karena gua menganggap orang itu sombong, tapi.... Gua rasa gua pernah mengalami hal yang sama, bahkan dengan taraf 2-3 kali lebih dahsyat. Gua heran kalo orang yang nyeritain itu, bukan gua yang ceritain, bisa jadi cerita yang 10 kali lebih menarik.

Jadi gua agak kurang suka ketika apa yang seharusnya jadi trademark gua diambil alih sama orang lain. Gondok aja gitu. Soal lifetime achievement, mungkin gua bisa sedikit sombong. Gua pernah ada di titik yang cukup tinggi meski ga paling tinggi dan pernah di titik yang cukup rendah meski bukan paling rendah. Dan cerita-cerita yang gua denger dari orang orang membuat gua berpikiran "alah, gitu aja sih. gitu doang".

Kenapa saat gua yang cerita gapernah jadi cerita yang menarik yah? Gua pengen, gua ngiri, jadi orang yang disebut sebut. Gua iri. Gua iri.

Dan kata kata yang cukup menggugah gua itu, "hal hal istimewa hanya terjadi pada orang yang istimewa" diucapkan oleh seorang teman, bukan teman dekat, karena teman dekat gua never give a shit about this. Their galau syndrom cuma soal cewe, cinta, kuliah, dan apalah itulah. Bahkan di lingkungan keluarga (diluar rumah), mereka terlalu buta buat ngeliat, dan terlalu tuli untuk mendengar, terlalu malas buat apreciate. So, gua ya biasa aja buat mereka.

Ga semua orang tau nama gua ada di cover depan buku, sebagai pengarang. Ga semua orang tau apa yang pernah gua lakukan sekedar buat nambah jajan. Ga semua orang tau gua pernah berurusan sama orang orang besar, dari manager band terkemuka, artis, entrepeneur muda, intelek, bahkan nama nama yang lu liat di baliho kampanye. Ga semua orang tau serumit apa kisah cinta yang pernah gua alami. They dont give a shit. They dont even care. They see what they wanted to see, something to laugh, something to pleased them. They dont even proud of me. They dont even apreciate. Akhirnya semua kisah mewah itu teredam, dan gua tetep sebagai Anwar yang datar, sejak dulu sampai sekarang, yang tidak pernah terlalu banyak berubah. Lagi, gua tidak pernah terlihat istimewa, meski mengalami hl hal istimewa di usia yang bahkan belum saatnya buat mkirin hal hal macam itu.

Dengan kisah cere aja, dengan cerita cere, yang amat sangat biasa buat gua, seseorang bisa menjadikan hal itu dibahas sampai berlarut larut, kenapa gua ga pernah? Seburuk itukah cara gua menyampaikan sesuatu, sehingga ga keliatan sebagai hal yang menarik?

"hal hal istimewa hanya terjadi pada orang istimewa"
Gua coba berpikir positif, mungkin belum saatnya gua jadi orang istimewa yang istimewa.

Komentar

aduh ==" war. jangan lu berharap orang orang merhatiin lu. itu sama aja minta "dipuji" dan itu gaboleh. yaaa gue ngerti sih postingan ini (soalnya gue sering #banget merasakan hal yang sama) tapi setiap orang pasti pernah merasakannya. dan setiap orang punya waktunya masing masing untuk muncul ke permukaan dan diperhatiian orang lain... tanpa diminta, tanpa perlu merasa iri. just do what you want to do, and some times they'll come to you then think that you're very spesial. yang penting jujur, dan ga ngeluh. :) (dakwahviablogger)
miss penyemangat hati mengatakan…
^^
hmmmm..
selalu berlapang dada dan menerima kenyataan... hehehe
-anwar- mengatakan…
une : wah lu gangerti berarti ne -__- hahahahaha. lu sama sekali gangerti berarti haha. dipuji, atau bukan, dihargai, atau ngga, diliat, atau ngga, thats not the point of this entry.
iya kali ya war? tapi gue emang ga ngerti. i just take globaly XD sorry sorry aja sih kalo salah :)
correct me if i'm wrong.

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)