Terkait usaha: tips melakukan content planning

Apakah anda memiliki fanpage usaha, blog, produk, atau sejenisnya? Tentu kita dituntut untuk terus post konten-konten terkait usaha kita secara rutin untuk memastikan bahwa page kita aktif disamping menumbuhkan audience. Banyaknya media sosial yang bisa digunakan memberi dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan brand atau page kita. Audience tentu mengharapkan konten yang rutin ketika me-like atau memfollow page kita.

Pernah merasa kesulitan dalam melakukan post konten? Kehabisan ide, tidak punya waktu untuk melakukan post, semua terasa di-rush. Disinilah pentingnya kita melakukan content planning.

Content planning adalah kegiatan perencanaan konten yang akan dipublish di media yang kita miliki agar tepat sasaran, sesuai dengan filosofi brand/page yang kita miliki secara efisien. Tentu sebelum melakukan content planning, kita harus menyesuaikan content yang akan kita publish agar tepat sasaran terhadap target audience dan filosofi brand yang kita miliki.

Menentukan content apa yang akan kita publish sebelum akhirnya kita implementasikan merupakan bagian paling utama sebelum kita mempublish page/brand/blog yang kita miliki. Hal inilah yang menentukan nilai page kita nantinya. Sebaiknya, lakukan riset kecil terlebih dahulu terkait konten yang akan kita publish, jangan ragu untuk melakukan survey kecil agar kita punya gambaran terkait content apa yang akan kita buat. Pengembangannya, kita bisa melakukan mindmap dan brainstorming dari ide-ide yang telah kita dapat. Salah satu tools yang relatif bermanfaat untuk melakukan mindmap dan brainstorming ini bisa didapat di https://www.mindmeister.com/, gratis kok :)

Jika kita telah tahu content apa yang akan kita publis, selanjutnya adalah melakukan content planning. Berikut langkah-langkah untuk melakukan content planning berdasarkan pengalaman pribadi kami:
  • Siapkan toolsMedia untuk mencatat: Bisa berupa buku dan alat tulis, atau jika anda cenderung digital, bisa menggunakan software dan aplikasi yang sesuai. Kami menyarankan menggunakan media analog seperti buku dan kertas, karena menulis tangan merangsang daya pikir otak. Keterangan lebih lanjut bisa dibaca di entri "manfaat menulis dengan tangan".

    Kalender: Untuk sinkronisasi jadwal dan sebagai reminder bahwa pada tanggal tersebut, sudah ada konten yang di post. Hal ini penting karena akan membuat kita merasa accomplished.

    Kami melakukan content planning dengan tools berikut:
    • Topic list
    • Table of content
    • Calendar
  • Siapkan materiKami menyarankan agar anda menyiapkan materi secara batching, banyak materi dalam satu waktu agar lebih efisien. Beberapa konten yang biasanya dishare didalam page adalah:
    • Foto. Siapkan foto dengan resolusi tinggi yang menarik. Meski di beberapa media sosial foto tersebut akan diresize, kualitas foto yang baik lebih enak dilihat bukan?
    • Quote. Sesuaikan quote dengan brand atau page anda. Usahakan quote dibuat secara visual, karena lebih menarik dan lebih shareable. Jangan lupa beri watermark brandmu dan sumber quote ya!
    • Artikel. Ini merupakan konten yang agak menantang untuk dibuat. Untuk melakukan batching, pertama tentukan topik (kamu bisa gunakan bantuan https://www.mindmeister.com/ untuk brainstorming), tulis sebanyak-banyaknya topic list yang kamu dapat, lalu sortir berdasarkan tingkat relevansi, urgensi, dan faktor lain yang berhubungan dengan brand/pagemu.

      Buat struktur dan keyword dari masing masing topik untuk kamu kembangkan lebih lanjut nanti. Hal ini penting sebagai guidance (meski kamu bisa berimprovisasi didalamnya) sekaligus pengingat agar kita tahu apa yang harus kita riset lebih lanjut dan mau kita tulis.

      Artikel pada dasarnya memiliki struktur berikut:
      • pembukaan
      • penjelasan
      • penjelasan
      • ...
      • penutup 
  • Buat table of content
    Berikut contoh table of content yang kami pakai.

    Masukkan content relevan yang telah siap dan tulis di table of content.
  • ImplementasikanBanyak sosial media seperti fb, youtube, blog, dan lainnya yang memiliki fitur "schedule post". Hal ini sangat membantu, karena kamu jadi tidak perlu bekerja 4 jam sehari untuk sekedar mengepost tiap konten. Kamu cukup melakukan 1 hari brainstorming, 1 hari planning, beberapa hari mempersiapkan materi, dan 1 hari untuk schedule post dan synchronizing. Jauh lebih efisien daripada setiap hari post 1 konten di masing-masing media. Nantinya, konten yang telah dischedule masih bisa diedit kok, jadi jangan khawatir :)
Jangan takut untuk berimprovisasi. Yang kami sebutkan diatas adalah contoh content planning yang kami lakukan. Planning paling efektif adalah planning yang kamu buat sendiri. Dengan menerapkan contoh, kamu bisa mengembangkannya lebih lanjut agar sesuai dengan pola kerjamu. Tujuan dari content planning adalah efisiensi. Kamu tidak perlu pusing setiap hari untuk memikirkan konten, cukup sebulan sekali atau seminggu sekali :)

BONUS:

Kami memiliki beberapa tips terkait content planning.
  1. Persiapkan konten yang berkaitan dengan hari besar nasional, even terkini, dan hal-hal searchable lainnya.
  2. Adakalanya di hari-hari tertentu, konten dengan tema spesifik menjadi lebih shareable.
  3. Jika kamu me-repost suatu konten dari sumber lain, JANGAN LUPA CANTUMKAN SUMBER
  4. Persiapkan sebulan sebelum implementasi, buat agenda untuk mempersiapkan konten sebulan sekali agar teratur. 

====
Entri ini bisa ditemui di
http://anwarsays.blogspot.com/
http://hibrkraft.wordpress.com/

Download pptnya disini

Komentar

Pos populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)