craving for perfection

Buat yang belum tau, well gua punya usaha kecil kecilan, namanya Hibrkraft. Udah cukup tua sih usaha ini, tapi ya namanya "kerajinan tangan" yang dimulai dengan modal dengkul, naiknya pelan, perlahan, tapi gua gamau mundur. 

Usaha ini gua rintis sejak 2011, mulai jadi brand taun 2013, dan gua fokus terjun sepenuh hati sejak 2016. 

Usaha itu tantangannya banyak. Kalau pekerjaan lu enak dan lu pengen usaha, baiknya pikir lagi. Lu bakal ketemu banyak hal yang harus lu hadapi dan lu harus siap menerima kenyataan bahwa usaha itu sulit. Lebih sulit dari sekedar absen tiap hari dan lakukan hal yang jadi rutinitas. 

Selama jalanin Hibrkraft, ga terasa udah ribuan buku beredar di tangan orang yang berbeda. Gua pribadi sejujurnya belum pernah buat statistiknya soal buku mana yang paling laku, buku mana yang paling disukai, buku mana yang paling sepi. But, hey. That's the point of surprise, right?

Sekarang ini, Hibrkraft udah punya beberapa pegawai lepas yang bisa dipanggil sewaktu waktu once it had a tons of order. Beberapa waktu emang gua masih membuat sendiri jurnal jurnal tsb, terutama yang custom. Gua gamau buku yang beredar mentah dan terkesan asal bikin. Ketika buku tsb gua buat sendiri, gua bakal membubuhkan tandatangan di bagian belakang buku, sebagai jaminan bahwa buku tsb dibuat sepenuh hati dan sesempurna mungkin. 

Gua rada perfeksionis. Gua memberikan toleransi yang kecil atas kesalahan kecuali udah gabisa diapa apain lagi. Entah berapa puluh kali ada buku yang gua bongkar, karena ga sesuai spec yang gua tuntut. Bongkar, didepan mata orang yang buat. You realize the hatred you get from the person you humiliated to, but that's all I should do. And i feel no sorry for that. 

Change is inevitable. Jadi post ini gua buat untuk orang orang yang pernah mengalami gua "tegur" dan gua permalukan dengan trashing their work of garbage

I do apologize. 
I do apologize for that, and for my grammar: Anwarish tropical english. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)