pay it forward

Pernah nonton film "Pay It Forward"?
Singkatnya, film itu memaparkan ide untuk merubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.

The world sucks, we all know it. Kita sebenarnya gapernah punya hal yang namanya "free will" karena semua hal berkonsekuensi baik itu konsekuensi langsung maupun implikasi. Prediksi kita akan sesuatu hal gapernah bisa 100% akurat, terutama kalau udah melibatkan orang lain. Kita cuma bisa menerka-nerka kecenderungan. Sisanya, ya banyak faktor x yang mempengaruhi konsekuensi atas sesuatu hal yang kita ambil. Niat baik gapernah 100% menghasilkan sesuatu yang baik, pasti ada aja minus dan hal hal unpredictable disana sini.

Kembali ke "Pay it forward", ide di film itu intinya: lakukan hal baik ke 3 orang setiap hari, bilang ke orang itu buat nerusin kebaikan itu ke 3 orang lain. Idenya keren, tapi manusia adalah makhluk paling egois yang pernah ada di mukua bumi. Ide itu cuma akan jadi sebatas ide dan mati.

Anyway, let's not losing faith in humanity.

Sekitar tahun 2011, kereta belum sebagus sekarang. Kereta masih gaada pintunya dan jendelanya gabisa ditutup. Kereta holec kalo orang bilang. Holec, kaleng, dsb. Kereta holec itu yang buatan jerman, kaleng itu yang buatan entah buatan mana tapi pokonya bentuknya kaya kaleng krupuk.

Anyway, gua lagi di kereta, ga di pintu tapi memang menghadap jendela. Lagi asik melamun, tiba tiba kepala gua kena batu dari anak anak yang iseng nimpukin kereta. Gua juga gatau apa tujuannya sih anak anak itu nimpukkin kereta, pokonya saat itu gua apes jadi korban. Gua ga ngerasain ada darah ngocor lalu ada mba mba ngasitau mas itu kepalanya bedarah. Baru deh gua sempoyongan.

Tanpa dikomando, orang orang ngasih tempat duduk, ada abang abang yang jualan anduk ngasih anduk buat nutupin luka di kepala gua, dan ada abang abang tukang minuman yang ngasih sebotol aqua. Begitu sampai stasiun bogor, gua digotong ke p3k dan disana dikasih treatment.

Yap. Pada dasarnya orang orang itu baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang horor di smanti

beberapa alasan saya melepas UI

mengenal ksatria zaman medieval (pertengahan)